Google Translate
Arabic Korean Japanese Chinese Simplified Russian Portuguese English French German Spain Italian Dutch

Mahasiswa Surabaya Ciptakan Becak Listrik


Liputan6.com, Surabaya: Dua mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS ITS), Jawa Timur, berhasil menciptakan becak listrik yang memanfaatkan tenaga surya dan motor penggerak. Muhammad Effendy dan Muhammad Nasir Fanina, mahasiswa yang sama-sama semester enam jurusan elektronika ini berhasil menciptakan becak listrik yang memanfaatkan tenaga surya sebagai penghasil listriknya dan tenaga penggeraknya sendiri berasal dari solar sel ukuran 50 WP yang menghasilkan daya listrik dua ampere atau 19 volt.

"Kalau energi surya tidak ada karena musim hujan, maka daya listriknya dapat dihasilkan dengan menggerakkan generator (motor penggerak) secara manual melalui pedal yang ada selama tiga jam," ujar Effendy. "Kalau listriknya penuh akan dapat digunakan perjalanan oleh dua orang sejauh 15 kilometer dengan kecepatan 10-20 kilometer per jam," imbuhnya, saat ditemui di sela-sela Final Project Competition 2010 di Gedung D4 Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, baru-baru ini.

Namun, menurut Effendy, bila tidak mau memakai cara manual, maka bisa diisi dengan aliran listrik. Ditanya kemungkinan becak listrik itu diaplikasikan kepada tukang becak yang sudah memiliki becak, ia mengatakan aplikasi dapat menggunakan satu solar sel dan aki kecil.

"Aplikasi itu hanya Rp 5 juta, tapi kalau mau lengkap dengan dua solar sel dan dua aki berkisar Rp 8 jutaan," katanya. Tentang ide dari gagasan becak listrik itu, ia mengatakan hal itu bersumber dari diskusi dalam komunitas mobil listrik di kalangan mahasiswa PENS ITS Surabaya.

0 komentar:

Posting Komentar